EXECUTIVES BRIEFING on Creating 5S Culture

to get the same perception and commitment from top management and all levels of leadership to support the successful of 5S company-wide

Improving Productivity and Raising Work Efficiency through KAIZEN 5S

to get a provision to begin the 5S implementation likewise to improve the quality of the 5S application currently being implemented

Organizing 5S in the OFFICE, how to make it 'Faster – Better – Easier – Cost-Effective'

to improve the quality of service and to eliminate the non value-added activities in the office

5S in LABORATORY: for better Service Quality

to improve quality through greater visibility of mistakes and increased productivity

5S for Maintenance WORKSHOP and STORE: advance towards Maintenance Excellence

to eliminate sources of contamination and freeing up time for pro-active maintenance

5S at your WAREHOUSE: Improvements to Boost Efficiency

to satisfy the customers' needs and requirements while utilizing space, equipment, and manpower effectively

5S Internal AUDIT : Raising the Quality of Implementation

to conduct a systematic audit and to prepare for the implementation of company-wide 5S audit program

5S DIAGNOSIS : A Picture of Our Workplace at Current State

to collect data and actual facts in the shopfloor to facilitate management in setting priorities for improvement

ADVANCED 5S : Take 5S To The Next Level

to introduce several techniques from other disciplines to make work easier, faster, safer and more efficient

Showing posts with label Warning Sign. Show all posts
Showing posts with label Warning Sign. Show all posts

Panduan Merancang Label Keselamatan (2/3)

4. Tetapkan Label Keselamatan yang mengindikasikan “Kelas Resiko Celaka” yang akan digunakan sesuai dengan tingkat resiko bahaya yang dihadapi.
Tabel 4 : Standar Identifikasi Kelas Resiko Celaka.

Dalam menetapkan Kelas Resiko Celaka, dapat disimulasikan jika Label Keselamatan diabaikan maka ada dua hal yang menjadi pertanyaan :
Diagram Alir 4 : Menetapkan Kelas Resiko Celaka.

Simulasi kasus : Kondisi alat kerja dengan panas permukaan 200 derajat Celcius, apabila Label Keselamatan diabaikan :
Pertanyaan 1, Seberapa parah cedera yang akan terjadi? Luka bakar, "cedera ringan".
Pertanyaan 2, Bagian mana yang akan menerima akibatnya? Tangan (organ tubuh).
Maka Kelas Resiko Celaka adalah : PERHATIAN dengan simbol.

Gambar 4 : Kelas Resiko Celaka, PERHATIAN dengan Simbol.

5. Tentukan “Simbol Rambu
Gambar 5a : Bentuk Geometrik Rambu-rambu Keselamatan.

Kriteria untuk menentukan Simbol Rambu yang digunakan lihat Pedoman Standar Rambu Keselamatan di Tempat Kerja.


Gambar 5b : Simbol Waspada Permukaan Panas.

6. Tentukan “Petunjuk Keselamatan” yang akan disampaikan di dalam Label Keselamatan.
Warna dasar putih, dengan huruf berwarna hitam. Standar huruf yang digunakan dapat dilihat didalam Pedoman Standar Rambu Keselamatan di Tempat Kerja.
Formasi standar penulisan Petunjuk Keselamatan terdiri dari tiga bagian utama pesan yang akan disampaikan, dijabarkan sebagai berikut :

Gambar 6a : Standar Penulisan Petunjuk Keselamatan.

Kalimat Pesan Keselamatan yang tertera didalam label harus singkat, mudah dipahami dan harus mengkomunikasikan pesan yang disampaikan, misalnya seperti contoh berikut ini :

Gambar 6b : Contoh Aplikasi Penulisan “Petunjuk Keselamatan”.

7. Tuliskan “Kode Identifikasi Label Keselamatan”.
  • Tahun pembuatan
  • Identifikasi bagian pembuat
  • Nomer identifikasi label

Gambar 7 : “Kode Identifikasi Label Keselamatan”.

8. Inilah hasilnya, sebuah contoh aplikasi Label Keselamatan yang telah distandarisasi :

Gambar 8 : Contoh Aplikasi Label Keselamatan.

Cakrawijaya 5R - May 30, 2009

Referensi Simbol Rambu-rambu Keselamatan

Tabel 2.0 Rambu-rambu WASPADA




Cakrawijaya 5R - March 05, 2009

W e l c o m e !

"Terima kasih, Anda telah berada di beranda rumah Shopfloor Improvement Specialist , disinilah tempat berbagi pengetahuan & pengala...