EXECUTIVES BRIEFING on Creating 5S Culture

to get the same perception and commitment from top management and all levels of leadership to support the successful of 5S company-wide

Improving Productivity and Raising Work Efficiency through KAIZEN 5S

to get a provision to begin the 5S implementation likewise to improve the quality of the 5S application currently being implemented

Organizing 5S in the OFFICE, how to make it 'Faster – Better – Easier – Cost-Effective'

to improve the quality of service and to eliminate the non value-added activities in the office

5S in LABORATORY: for better Service Quality

to improve quality through greater visibility of mistakes and increased productivity

5S for Maintenance WORKSHOP and STORE: advance towards Maintenance Excellence

to eliminate sources of contamination and freeing up time for pro-active maintenance

5S at your WAREHOUSE: Improvements to Boost Efficiency

to satisfy the customers' needs and requirements while utilizing space, equipment, and manpower effectively

5S Internal AUDIT : Raising the Quality of Implementation

to conduct a systematic audit and to prepare for the implementation of company-wide 5S audit program

5S DIAGNOSIS : A Picture of Our Workplace at Current State

to collect data and actual facts in the shopfloor to facilitate management in setting priorities for improvement

ADVANCED 5S : Take 5S To The Next Level

to introduce several techniques from other disciplines to make work easier, faster, safer and more efficient

GENBA - GENBUTSU - GENJITSU - GENRI - GENSOKU

Dengan menggunakan prinsip 5-GEN ini, saya dapat membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan berdasarkan keadaan di tempat sesungguhnya, pekerjaan yang sebenarnya, realitas yang sebenarnya, alasan yang sebenarnya dan standar yang diharapkan namun tidak mencapainya. Berikut ulasan singkat masing-masing mengenal 5-GEN ini:

GENBA 現場 - Tempat sesungguhnya

Tempat sesungguhnya.

GENBUTSU 現物 - Obyek sesungguhnya

Obyek sesungguhnya.

GENJITSU 現実 - Fakta sesungguhnya

Fakta sesungguhnya, Realita.

GENRI 原理 - Teori, Kebenaran Fundamental

Teori, Kebenaran Fundamental

GENSOKU 原則 - Peraturan, Prosedur, Standar

Peraturan, Prosedur, Standar.

“Pergi dan melihat sendiri ke tempat sesungguhnya (GENBA), untuk mendapatkan fakta tentang hal / kegiatan yang sebenarnya dan tidak membuat asumsi (GENBUTSU), memahami situasi keseluruhan tentang masalah ini untuk melihat apa lagi yang mungkin terjadi (GENJITSU), akan menghasilkan alasan yang menjelaskan apa yang terjadi (GENRI), menciptakan panduan setiap tindakan atau tindakan yang mengarahkan hasil untuk dikembalikan ke standarnya (GENSOKU).”

Cakrawijaya 5R - December 19, 2010

GENBA 現場 - Tempat sesungguhnya

GENBA - Tempat sesungguhnya
現場

GENBA - Tempat sesungguhnya

TKP - Tempat Kejadian Perkara = GENBA












(dilafalkan sebagai GEMBA) adalah terminologi dari bahasa Jepang yang artinya adalah Tempat dimana kebenaran dapat ditemukan atau Tempat sesungguhnya. Di dalam dunia bisnis sering juga disebut sebagai Tempat dimana Nilai Tambah diciptakan, contohnya di dalam pabrik, proses produksi dimana nilai tambah diciptakan, kerja dirampungkan, tempat dimana 80% karyawan bekerja, 80% masalah ada disini dan pemecahan masalah dilimpahkan.

Prinsip GEMBA menuntut setiap karyawan baik itu adalah Staff maupun Manajemen untuk pergi ke tempat atau lokasi dimana suatu permasalahan tersebut terjadi, supaya dapat memastikan sendiri dan mengetahui lebih jelas mengenai permasalahan tersebut.

Di dalam ilmu kepolisian dan intelijen dikenal dengan istilah TKP - Tempat Kejadian Perkara:
  • Tempat dimana suatu tindak pidana dilakukan/terjadi, atau akibat yang ditimbulkannya;
  • Tempat-tempat lain dimana barang-barang bukti atau korban yang berhubungan dengan tindak pidana tersebut dapat diketemukan.

Lima Kaidah Kencana GEMBA

Masaaki Imai, orang Jepang yang ditakzimkan sebagai bapak KAIZEN (improvement yang berkesinambungan). Nasihat baik yang beliau telah sampaikan :
  1. "Apabila terjadi masalah (kejanggalan), langkah pertama yang Anda lakukan adalah pergilah ke GEMBA"
  2. "Kemudian periksalah benda yang relevan terhadap masalah atau kejanggalan tersebut di atas - GEMBUTSU "
  3. "Lakukan penanggulangan sementara terhadap masalah yang terjadi langsung di lokasi kejadian"
  4. "Temukan masalah hingga ke akar penyebab permasalahannya"
  5. "Buatlah standarisasi untuk mencegah terulangnya masalah"
Standardisasi adalah bagian dari kegiatan pengelolaan untuk menjadikan GEMBA yang baik. Anda juga memerlukan 5R (Mr Imai sangat antusias terhadap kebersihan mesin) dan eliminasi terhadap pemborosan/kesia-sian - MUDA (無駄). Taatilah Mr Imai dengan mencintai GEMBA.

Tips untuk kegiatan pergi ke GEMBA

Berikut adalah beberapa tips yang saya berikan kepada para pemimpin yang menghabiskan lebih banyak waktu di GEMBA:
  1. Pengalaman atau “jam terbang” menjadi sangat penting bagi pemimpin maupun tim di lapangan dalam melakukan sikap GEMBA ini. Mungkin bagi yang baru pertama kali dalam melakukannya akan canggung, namun seiring dengan berjalannya waktu para pemimpin akan menjadi terbiasa dan lebih nyaman begitu pula tim di lapangan yang dikunjunginya.
  2. Selalu pergi ke GEMBA dengan suatu tujuan. 
    1. Apakah akan memeriksa kemajuan dari improvement yang telah dibuat?
    2. Apakah untuk memeriksa standar kerja?
    3. Apakah untuk memeriksa mutu, biaya atau realisasi pengiriman?
    4. Hal ini sangat penting bahwa para pemimpin akan ke GEMBA untuk memeriksa aspek kerja dari tim. Jika tidak dengan suatu tujuan yang terencana maka kunjungan akan berisiko karena dianggap sebagai kegiatan mencari sensasi atau sebagai publikasi untuk mencari popularitas.
  3. Sistem Kendali Visual (Visualisasi) akan sangat membantu, terutama di tahap-tahap awal. Akan memberikan informasi yang mudah bagi peluang pembinaan berikutnya.
  4. Tidak menjadikan masalah tim menjadi miliknya (pribadi / personal). Para pemimpin terbiasa dengan masalah kemudian memecahkan masalahnya. Saya melihat banyak pemimpin yang mengambil alih atau menjauhkan masalah dari tim kerja di bawahnya bahkan ketika sudah ada tim yang dibentuk khusus untuk memecahkan masalah pun masih memisahkannya. Tujuan dari kunjungan ke GEMBA adalah untuk melihat langsung proses yang dikerjakan oleh tim dan melatih serta melakukan penyesuaian. Tidak untuk mengambil alih tanggung jawab tim.
  5. Gunakanlah hirarki organisasi Anda. Dengan kata lain, jika pemimpin senior akan pergi ke GEMBA maka bawahannya harus turut pergi bersamanya. Para manajer tingkat menegah akan berusaha keras, bergumul dengan keadaan ini dan akan menjadi semakin rumit ketika atasan mereka memberikan pembinaan langsung kepada tim mereka. Namun tantangan ini akan hilang seiring dengan berjalannya waktu.
  6. Ter-organisir. Tim harus tahu bahwa Anda datang dengan suatu tujuan. Berhati-hatilah untuk tidak membanjiri tim dengan berbagai tujuan. Perhatikan nada, intonasi bicara dan energi Anda. Catat dengan baik dan dengarkanlah suara dari tim. Selalu tinggalkan tim dengan satu atau dua pertanyaan dan / atau langkah-langkah berikutnya yang akan dilakukan oleh tim tentang apa saja yang Anda harapkan pada kunjungan berikutnya. Ketika Anda kembali ke kantor, buatlah sebuah ringkasan di catatan Anda dan kirimkan pada tim dengan pesan ucapan terima kasih serta penekanan pada pertanyaan / langkah berikutnya Anda inginkan untuk dicapai oleh tim.
  7. Selalu memulai di tempat dimana terakhir kali Anda kunjungi. Kembangkan sistem manajemen pengetahuan sehingga Anda dapat melacak catatan Anda dan permintaan dari setiap kunjungan. Tim akan terpesona ketika seorang pemimpin senior muncul dan ingat segala sesuatu dari kunjungan terakhir dan tanyakan kepada tim bagaimana mereka mencapai kemajuan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan selama kunjungan sebelumnya.
  8. Pada akhirnya, sesi umpan balik. Mintalah kepada tim, rekan atau konsultan bersama-sama untuk memberikan pembinaan langsung di tempat kerja.
“Jika Anda pergi ke tempat dimana terjadi suatu aktivitas, mempelajari hal tersebut adalah hal yang merepotkan / berdampak, menganalisis situasi nyata dengan berlandaskan teori, mungkin Anda akan menemukan solusi dan "menciptakan" standar-standar untuk menghindari kejadian buruk yang berulang”

Pertanyaan untuk para pemimpin GEMBA

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan bagi Anda sebagai pimpinan yang berorientasi pada peningkatan berkesinambungan di proses operasionalnya:
  • Apakah Anda merasakan beban pekerjaan, masalah di lapangan dari hari ke hari yang semakin berat? (Seperti misalnya biaya lembur karyawan, cacat produk, klaim, masalah pengiriman, dll.)
  • Apakah menurut Anda bahwa kegiatan pergi ke GEMBA ini adalah sangat penting?
  • Apakah Anda mengalami kesulitan dalam mengalokasikan waktu untuk merealisasikan kegiatan pergi ke GEMBA ini?
  • Seberapa seringkah Anda melakukannya?
  • Apakah Anda melakukan kegiatan pergi ke GEMBA ini hanya ketika terjadi masalah di lapangan?
  • Bagaimanakah caranya Anda dalam mendisiplinkan kegiatan pergi ke GEMBA ini?
  • Berapa lama waktu yang biasa Anda gunakan untuk berada di GEMBA?
"PERGILAH ke GEMBA dan AMATILAH!"
Artikel menarik lainnya : Kisah Nasruddin Hoja.

Cakrawijaya 5R - December 18, 2010

GENCHI GENBUTSU

現地 現物
GENCHI GENBUTSU adalah "pergi dan lihatlah sendiri" juga adalah bagian integral dari Toyota Production System. Merujuk pada fakta bahwa laporan atau informasi apa pun mengenai keadaan yang terjadi akan disederhanakan dan diintisarikan dari konteksnya pada saat disampaikan. Ini sering menjadi salah satu penyebab utama mengapa pemecahan masalah yang dibuat jauh dari keadaan yang sepertinya tidak sesuai.
Sebagai Pimpinan, apakah Anda akan menerima laporan terlulis atau lisan tanpa melihat kepada fakta yang ada?
  • Dimanakah Anda saat menerima laporan tesebut?
  • Jika laporan tersebut berupa foto atau video, apakah Anda dapat menerimanya?
  • Bagaimana respon Anda jika laporan tersebut menyatakan keadaan yang "Kotor", "Bau", "Berisik", "Buruk" maupun "Baik"?

Cakrawijaya 5R - December 17, 2010

GENBUTSU 現物 - Obyek sesungguhnya

GENBUTSU - Obyek sesungguhnya
現物

GENBUTSU - Obyek sesungguhnya

Mengumpulkan barang bukti (Evidence) di TKP

(dilafalkan sebagai GEMBUTSU), artinya adalah “Kondisi dari benda sesungguhnya” atau “Pekerjaan sesungguhnya / Hal yang sebenarnya”. Dalam kaitannya dengan kegiatan operasional dan istilah sebelumnya GEMBA, kita akan mempertanyakan di dalam benak kita “Bagaimanakah kondisi benda  sesungguhnya di tempat kerja?", "Dimanakah pekerjaan tersebut sebenarnya diselesaikan?” Benda sesungguhnya yang dimaksud adalah disainnya, mutunya, prosesnya, pelaksananya, metode kerjanya, mesinnya, peralatannya, lingkungannya, dll.

Ketika kita sedang berprinsip GEMBA – GEMBUTSU, kita sedang membandingkan penyimpangan yang terjadi antara standar terhadap kondisi nyata di tempat kerja. Disini Manajemen dituntut untuk melihat suatu kejadian atau benda dengan melihatnya sendiri atau merasakan sendiri serta menyentuh dengan inderanya sendiri.

Cakrawijaya 5R - December 17, 2010

GENJITSU 現実 - Fakta sesungguhnya

GENJITSU - Fakta sesungguhnya
現実

GENJITSU - Fakta sesungguhnya

Membandingkan fakta sesungguhnya terhadap standar


Kita sedang mencari realita, fakta / data (GENJITSU) sedemikian rupa sehingga kita bisa memahami gap antara kondisi nyata terhadap standarnya (GENSOKU). Kita tidaklah sedang mencari apa yang seharusnya terjadi tetapi mengetahui bahwa kejadian sebenarnya. Kita sedang mencari situasi nyata atau fakta yang membantu kita untuk mulai menggali masalah hingga ke akar penyebab yang sebenarnya.

Jika kita hanya mempertimbangkan standar yang dicapai maka kita cenderung untuk hanya duduk di suatu ruang pertemuan yang membahas keraguan kita mengapa peralatan, orang-orang, material dan proses yang tidak sesuai dengan standar. Satu-satunya bagaimana caranya untuk mengetahui fakta sesungguhnya adalah pergi ke tempat kejadian perkara, amatilah kondisi-kondisi yang nyata dan kumpulkan fakta-fakta yang ada. Mengarahkan kita kepada pemahaman terhadap kenyataan yang sebenarnya. Lain halnya jika kita menemukan solusi di ruang pertemuan untuk permasalahan yang tidaklah benar-benar terjadi di tempat kerja. Ini menjadi alasan mengapa pemecahan masalah dimulai dengan perkataan:
“Pergi dan lihatlah sendiri kenyataan yang harus dirasakan di tempat kerja dimana pekerjaan benar-benar sedang berlangsung, mengamati gejala-gejala (symptom) permasalahan dan pengaruhnya terhadap proses tersebut.”

Cakrawijaya 5R - December 16, 2010

GENRI 原理- Teori, Kebenaran Fundamental

GENRI - Teori, Kebenaran Fundamental
原理

GENRI - Teori, Kebenaran Fundamental

Teori, Prinsip, Kebenaran sebagai dasar dalam bertindak

Dalam penyelesaian masalah atau melakukan proses improvement secara terus menerus hendaknya mengikuti atau berdasarkan suatu kebenaran fundamental, kaidah, prinsip, teori umum dan pendekatan ilmiah. Kebenaran yang mendasari tindakan. Hukum abadi yang umum terhadap banyak fakta. Suatu fakta yang menjelaskan mengapa sesuatu ada. Hukum ilmiah dasar yang menjelaskan bagaimana suatu hal bekerja, terutama, yang cukup primitif dan telah ditemukan di masa yang sangat lampau. Melihat secara teoritik, menggunakan logika atau teori yang digunakan di dunia.

Cakrawijaya 5R - December 15, 2010

GENSOKU 原則 - Peraturan, Prosedur, Standar

GENSOKU - Peraturan, Prosedur, Standar
原則

GENSOKU - Peraturan, Prosedur, Standar

Bekerja menurut rambu-rambu, Peraturan atau Prosedur yang berlaku

Dalam melakukan pemecahan masalah serta melakukan Improvement mengikuti Peraturan atau Prosedur yang berlaku. Peraturan atau standar yang digunakan untuk memilih di antara solusi untuk masalah yang dihadapi. Aturan atau hukum alam, atau ide dasar tentang bagaimana hukum-hukum alam yang diterapkan. Dengan membandingkan terhadap Prinsip atau peraturan yang berlaku, apakah sudah sesuai?

Cakrawijaya 5R - December 14, 2010

W e l c o m e !

"Terima kasih, Anda telah berada di beranda rumah Shopfloor Improvement Specialist , disinilah tempat berbagi pengetahuan & pengala...